Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Inilah Tips Sukses Jadi Pendonor Darah

Posted by setyo

Donor darah adalah tindakan mulia yang bisa menyelamatkan jiwa manusia. Anda juga dapat keuntungan, yakni metabolisme darah lebih lancar. Palang Merah Indonesia (PMI) merekomendasikan donor darah berlangsung rutin setiap tiga bulan sekali.

Untuk menjadi pendonor darah, Anda harus memenuhi sejumlah persyaratan medis, yakni:

  • Dalam kondisi sehat jiwa dan raga.
  • Berusia 17-65 tahun.
  • Berat badan minimal 45 kg.
  • Tekanan darah sistolik minimal 100-170, dan tekanan darah diastolik 70-100.
  • Kadar hemoglobin 12,5 g/dl sampai 17 g/dl.

 

Baca juga: Cara Sehat Dan Hemat Dengan Donor Darah

 

Persyaratan usia dan berat badan mudah dipenuhi oleh diri sendiri. Sedangkan persyaratan lainnya, Anda harus mempersiapkan jauh-jauh hari sebelum donor darah. Persiapan sebelum donor darah adalah:

  • Jangan Begadang

Anda harus memiliki jam istirahat yang cukup selama 7 hingga 9 jam. Karena jika Anda begadang, kadar hemoglobin bisa turun. Sebelum donor darah juga jangan melakukan pekerjaan berat, termasuk olah raga karena bisa meningkatkan tekanan darah.

  • Konsumsi Zat Besi

Konsumsi makanan seperti daging sapi dan kambing, ikan, bayam, brokoli dan sawi akan membantu tubuh memiliki banyak cadangan zat besi. Zat besi penting bagi tubuh, antara lain mencegah anemia dan menjaga kesehatan sel-sel tubuh.

Saat donor darah, darah Anda akan diambil. Tanpa cadangan zat besi yang cukup, Anda bisa mengalami anemia dan cepat lelah, bahkan bisa pingsan pasca donor darah.

  • Konsumsi Vitamin C

Vitamin C banyak terkandung di dalam buah-buahan yakni jeruk, tomat, kiwi, stroberi, mangga, pepaya, nanas, blueberi, dan semangka. Vitamin C bisa membantu tubuh memiliki daya tahan yang baik sehingga Anda tidak mudah sakit. Vitamin C juga membantu tubuh menyerap zat besi secara optimal.

  • Minum air putih

PMI menyarankan Anda harus minum banyak air atau jus buah 3 jam sebelum donor darah. Minimal dua gelas air putih. Kekurangan cairan dalam tubuh menyebabkan tekanan darah juga melemah.

Saat pengambilan darah, volume darah dan kandungan air dalam tubuh Anda juga berkurang. Minum air putih sebelum donor darah akan membantu mengembalikan volume darah ke level normal.

Minum air putih saja ya, jangan kopi, cokelat atau teh karena mengandung kafein. Kafein menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Setelah donor darah, Anda harus melakukan beberapa hal ini agar kembali fit seperti semula

 

Baca juga: Larangan Donor Darah Berlaku Untuk 6 Jenis Orang Berikut

 

  • Istirahat 10-15 menit

Setelah selesai donor darah, jangan langsung beraktivitas. Beristirahatlah sekitar 10-15 menit sambil minum dan makan makanan yang disediakan petugas donor.

  • Perbanyak minum air putih

Hingga tiga hari setelah donor darah, Anda harus banyak minum air putih. Ini untuk membantu tubuh lebih cepat dalam regenerasi darah.

  • Konsumsi asam folat

Perbanyak makan makanan yang mengandung asam folat seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan jus buah. Asam folat akan membentuk pembentukan sel darah merah pasca donor darah.

Ayo donor darah secara rutin. Selain menyelamatkan orang lain, Anda juga bisa mengurangi risiko serangan jantung dan kanker.