Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Pesona Unit Link: Simak Keunggulan dan Risikonya

Posted by setyo

Membandingkan beragam pilihan ketika mau membeli suatu produk merupakan hal yang sangat lumrah dilakukan setiap orang. Kita pasti berharap mendapatkan produk terbaik yang ada di pasaran dengan harga yang paling terjangkau.

Hal yang sama juga berlaku ketika kita akan membeli polis asuransi. Ada orang yang lebih suka asuransi murni tanpa tercampur unsur investasi, ada pula yang suka memadukan keduanya dalam satu polis alias unit link.

Jadi, apa sebenarnya asuransi unit link? Sederhananya, unit link ialah asuransi plus investasi. Dalam asuransi unit link, dana para nasabah lazimnya dipecah dan dimasukkan ke dalam dua wadah. Sebagian masuk ke premi asuransi untuk keperluan proteksi, sebagian lagi disetorkan ke manajer investasi untuk dikelola.

Unit link biasanya dipadukan dalam asuransi jiwa tradisional. Namun, berbeda dengan asuransi jiwa tradisional, nilai tunai pada asuransi unit lazimnya fluktuatif sejalan dengan perkembangan di pasar modal. Lantas, apa saja keunggulannya?

Baca Juga: Alasan Cigna Pilihan Asuransi Yang Tepat Untuk Anda

Tidak ribet

Sebagian orang memilih unit link karena kemudahannya. Dengan membeli unit link, kita tidak perlu repot-repot lagi mencari platform investasi lain untuk menumbuh-kembangkan duit yang kita punya. Sekali proses akad dengan agen asuransi, kebutuhan perlindungan diri dan investasi bisa langsung terpenuhi.

Semua proses dikelola oleh perusahaan asuransi yang kita pilih. Tapi, pelayanan menyeluruh seperti itu ada biayanya. Saat membeli unit link, kamu juga perlu mengongkosi biaya akuisisi, spread jual-beli investasi, dan biaya investasi.

Sejak 2016, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah mewajibkan perusahaan asuransi memiliki manajer investasi sendiri. Artinya, dana yang kita simpan sebagai investasi dalam unit link sudah pasti dikelola oleh orang-orang yang profesional. Jadi, kita enggak perlu khawatir dana kita "salah asuh".

Selain itu, unit link juga biasanya menyediakan fasilitas asuransi tambahan alias rider, semisal asuransi kesehatan atau kecelakaan. Jadi, kita tidak perlu lagi ribet-ribet membeli polis asuransi lainnya jika butuh rider itu.

Bisa pilih sendiri jenis investasi

Jika berbasis penempatan dana investasinya, setidaknya ada empat jenis unit link yakni, unit link pasar uang (cash fund unit link), unit link pendapatan tetap (fixed income unit link), unit link campuran (managed fund unit link), dan unit link saham (equity fund unit link).

Lazimnya, manajer investasi bakal mengalokasikan dana yang dikelola ke dalam bentuk portofolio reksa dana. Nah, karena pilihannya banyak, kita bisa memilih sendiri jenis investasi yang kita inginkan.

Baca juga: Krisis Keuangan Saat Pandemi, Tetap Lindungi Diri Dengan Cigna Prolife

Supaya tidak salah pilih, sebaiknya kita perlu meriset dulu jenis-jenis investasi yang bakal kita pilih. Tentunya, pilihan itu mesti sejalan dengan tujuan investasi dan kemampuan dompet kita.

Cenderung lebih fleksibel

Berbeda dengan asuransi tradisional, duit yang kita investasikan pada unit link bisa ditarik. Tapi, penarikannya tidak bisa dilakukan serta-merta saat itu juga seperti kita menarik duit dari ATM. Ada proses surat-menyurat yang perlu dilalui sebelum duit itu bisa ditarik.

Selain itu, ada batas jumlah dana yang bisa ditarik. Pembatasan itu diberlakukan supaya polis asuransi kita bisa tetap aktif. Jika sisa dana di rekening premi tidak mencukupi, kita harus melakukan top-up supaya proteksi pada polis asuransi tetap berlaku alias tidak lapse.

Keunggulan lainnya, unit link juga mengenal istilah cuti premi. Pada periode ini, nasabah--yang mungkin meminta cuti karena kendala finansial--tidak perlu menyetor premi tanpa membuat polis lapse atau berakhir.

Namun, cuti premi ini sebenarnya tidak gratis. Pembayaran premi diambil dari nilai tunai yang sudah terbentuk dari investasi. Selama nilai tunai mencukupi, polis akan tetap aktif. Supaya tidak lapse, cek status polis ke perusahaan asuransi dan segera top-up jika nilai tunai dirasa tidak mencukupi lagi untuk membiayai premi.

Mendapat laporan secara berkala

Berbeda dengan asuransi tradisional, asuransi unit link lazimnya memberikan fasilitas untuk melacak portofolio investasi kita sebagai bagian dari perencanaan keuangan. Secara berkala, perusahaan asuransi bakal membagikan informasi mengenai kinerja dana investasi kita.

Biasanya, laporan transaksi dikirimkan secara berkala ke email, alamat rumah atau kantor kita. Secara garis besar, laporan transaksi memuat informasi mengenai premi yang disetor, potongan biaya yang dikenakan, dan saldo atau nilai investasi yang tersedia.

Baca Juga: Perlukah Menambah Asuransi Meski Sudah Ada Dari Kantor?

Kita juga bisa mengecek kondisi polis dan investasi kita dengan menghubungi nomor costumer service perusahaan asuransi, portal online asuransi, atau mengontak agen asuransi.

Dengan berbagai kelebihan jenis asuransi unit link, apakah kini Anda tertarik mencobanya? Bagi Anda yang mau mendapatkan manfaat asuransi plus keuntungan berinvestasi, cek produk-produk asuransi jenis unit link dari perusahaan tepercaya, seperti Cigna yang memiliki beberapa produk jenis ini. Salah satunya adalah Cigna Multiproteksi Extra, produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi dengan premi terjangkau Rp500 ribu per bulan.

Selamat berinvestasi plus proteksi untuk keluarga Anda!