Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Yakin Ingin Tutup Polis Asuransi Anda? Yuk, Pertimbangkan 3 Hal Ini Dulu

Posted by setyo

Asuransi ada demi memberikan proteksi semaksimal mungkin bagi Anda dan keluarga tercinta. Namun, mengetahui hal tersebut, beberapa orang masih merasa ingin menutup polis asuransi yang sudah mereka miliki sebelumnya. Di antara berbagai macam alasan, mayoritas mengatakan bahwa mereka tidak merasa menemukan manfaat dari polis asuransi yang mereka beli. Pasalnya, mereka merasa harus membayar premi setiap bulan namun tidak merasa dalam keadaan membutuhkan produk asuransi karena tidak sedang sakit.

Sebagai individu bijak dalam mempersiapkan masalah kesiapan finansial, Anda tentu akan mempertimbangkan berbagai macam faktor secara seksama termasuk ketika Anda merasa harus menutup polis asuransi. Setiap orang tentu memiliki alasannya masing-masing, begitu pula dengan Anda. Namun, apakah penutupan polis asuransi merupakan solusi yang tepat bagi kondisi finansial Anda?

 

Kesiapan diri dan finansial dalam pengobatan penyakit kritis harus menjadi pertimbangan

 

Anda mungkin merasa bahwa polis asuransi yang ada saat ini tidak bermanfaat. Pasalnya, Anda tidak merasa sedang membutuhkan biaya berobat yang cukup banyak dan Anda merasa masih mampu menanggungnya. Namun, pada kenyataannya, risiko kesehatan bisa datang kapan saja dan kesiapan Anda pun harus selalu tersedia kapan saja.

Salah satu risiko kesehatan yang paling ditakutkan oleh kebanyakan orang adalah penyakit kritis seperti kanker, stroke, atau gagal ginjal. Apabila terserang, biaya yang dibutuhkan seseorang untuk melakukan pengobatan bisa jadi tergolong mahal. Ambil kanker sebagai contohnya. Di tahun 2012 saja, Yayasan Kanker Indonesia atau YKI menemukan bahwa rata-rata pengobatan kanker bisa mencapai Rp 100 juta setiap bulannya. Hal ini tentu memerlukan kesiapan finansial yang sangat besar bagi pasien dan keluarganya.

Namun, keperluan finansial tersebut akan sangat terbantu apabila Anda memiliki polis asuransi yang menanggung penyakit kritis. Sebagai contoh, produk Cigna for Your Serenity menyediakan uang pertanggungan santunan penyakit kritis hingga Rp400 juta. Ada pula Cigna Family Proteksi Optima yang menawarkan uang pertanggungan penyakit kritis hingga Rp1 miliar. Membayar premi per bulan untuk produk asuransi tersebut tentu lebih mudah ketimbang harus secara mendadak mengeluarkan biaya Rp100 juta setiap bulannya karena tidak memiliki polis asuransi sama sekali.

 

Baca juga: 5 Buah untuk Cegah Kanker

 

Pikirkan kesejahteraan keluarga tercinta dalam risiko terburuk yang Anda hadapi

 

Asuransi jiwa ada untuk memastikan bahwa keluarga yang Anda sayangi bisa tetap hidup tenang dan sejahtera dalam perlindungan finansial meski Anda harus menerima risiko terburuk dalam masalah kesehatan atau kecelakaan. Hal ini patutnya menjadi pertimbangan bagi Anda apabila ingin mengakhiri polis asuransi kejiwaan yang telah dimiliki. Risiko terburuk bisa datang kapan saja dan Anda tentu ingin keluarga Anda bisa tetap hidup nyaman tanpa beban. 

Tanpa adanya asuransi jiwa, Anda mungkin harus lebih ekstra menyiapkan keluarga, terutama anak-anak tercinta yang pendidikannya masih harus bergantung kepada penghasilan yang Anda berikan. Namun, apabila Anda mempertahankan polis asuransi jiwa yang Anda miliki, keamanan finansial keluarga Anda bisa lebih terjaga. Seperti misalkan, produk Cigna Exclusive Protection menawarkan kepada Anda dan keluarga perlindungan selama delapan tahun walau Anda hanya perlu membayar premi selama lima tahun.

 

Baca juga: Kenali Mitos Asuransi Jiwa

 

Apabila ingin membuka polis asuransi baru, Anda harus melewati masa tunggu

 

Klaim asuransi tidak bisa dilaksanakan segera setelah Anda membeli sebuah produk asuransi. Biasanya, Anda harus melewati masa tunggu terlebih dahulu sebelum bisa melakukan klaim secara maksimal. Misalkan, asuransi Cigna Second Life memiliki masa tunggu dua tahun sejak masa berlakunya asuransi untuk kasus meninggal dunia akibat penyakit. Apabila Anda memutuskan untuk menghentikan polis asuransi dan membuat baru, Anda mungkin harus mengulangi kembali masa tunggu untuk bisa melakukan klaim asuransi ketika dibutuhkan.

Proteksi diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama di sela kesibukan Anda. Karena itu, memiliki polis asuransi menjadi sangat penting demi bisa memberikan kesiapan maksimal dalam menghadapi berbagai macam risiko yang bisa datang kapan saja. Dengan pertimbangan ini, ada baiknya apabila Anda mempertahankan polis asuransi yang telah Anda miliki demi kebaikan Anda dan keluarga tersayang.