Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Mulai Berpenghasilan Sendiri? Ikuti Tips Mengelola Keuangan Ini

Posted by setyo

Sudah mulai berpenghasilan sendiri? Selamat! Anda akhirnya masuk ke fase kehidupan baru, yaitu menjadi seorang dewasa muda. Anda telah terbebas dari tahap ketergantungan finansial terhadap orang tua dan menjadi seorang yang merdeka secara finansial. Yang mungkin Anda lupakan, atau khawatirkan, adalah tanggung jawab yang belum pernah Anda dapatkan pun kini mengikuti.

Setelah memiliki penghasilan sendiri, Anda mungkin bersemangat untuk mewujudkan berbagai hal yang sebelumnya belum dapat dilakukan. Ingin membeli barang ini-itu, jalan-jalan ke sana-kemari, makan ini-itu, dan kini Anda tidak sabar melakukan semua hal itu.

Tentu saja Anda boleh melakukan segala yang diinginkan dengan penghasilan tersebut. Namun, jangan sampai Anda melupakan tanggung jawab baru sebagai seorang dewasa muda yang mandiri secara finansial.  Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui caranya mengelola keuangan dengan optimal. Kuncinya, Anda harus berani lebih disiplin dari biasanya. Tenang! Tidak apa-apa kalau Anda belum terbiasa dengan tanggung jawab baru ini. Dengan tips dan pemaparan di bawah ini, Anda tidak perlu lagi kebingungan dalam mengatur keuangan:

 

1. Siapkan anggaran bulanan

 

Seperti yang disebutkan di atas, membelanjakan penghasilan tanpa perencanaan akan membuat uang Anda habis di awal atau tengah bulan. Karena itu, penting  untuk membuat anggaran bulanan. Anggaran ini dimulai dari kewajiban yang rutin dibayar setiap bulan, dilanjutkan dengan rencana pengeluaran harian yang pasti seperti uang makan, ongkos transportasi hingga pembelian produk perawatan diri dan pengeluaran lain yang Anda inginkan. Dengan anggaran bulanan, Anda memiliki pengeluaran yang terkontrol setiap bulannya.

 

2. Pisahkan rekening Anda

 

Menabung adalah hal penting namun sering diabaikan dalam menyusun anggaran keuangan. Bagi Anda yang belum terbiasa, Anda bisa membuka rekening terpisah khusus untuk tabungan ataupun investasi. Dengan pemisahan rekening antara tabungan dan biaya harian, Anda bisa mengelola keuangan lebih terkontrol dan mencegah pengeluaran berlebih. 

Sementara penggabungan rekening akan membuat kondisi keuangan Anda berada di area abu-abu, antara tabungan dan kebutuhan harian. Bila sudah begini, bisa jadi uang tabungan akan terpakai untuk kebutuhan harian.

 

Baca juga: Stres Finansial? Bisa Jadi Anda Juga Mengalami Hipertensi

 

3. Beli produk asuransi sendiri sejak dini

 

Siapa bilang asuransi hanya untuk orang tua? Risiko kesehatan dan jiwa bisa menimpa siapa pun di usia berapa saja. Meski masih muda, risiko tetap meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Karena itulah asuransi yang mampu memberikan perlindungan maksimal harus sudah Anda siapkan sedini mungkin. Semakin dini, semakin mudah membeli asuransi dengan premi yang sesuai dengan kemampuan Anda. Dengan membeli produk asuransi sendiri, Anda bisa menyesuaikan perlindungannya sesuai dengan kebutuhan pribadi. 

Bingung dengan asuransi yang cocok untuk usia muda seperti Anda? Jangan khawatir! Ada banyak produk asuransi dengan perlindungan yang sesuai kebutuhan anak muda. Anda juga bisa memilih asuransi dengan premi terjangkau seperti produk Cigna Health Protection dengan premi mulai dari 36.000 rupiah per bulan. Bukan hanya itu, produk ini juga memberikan bonus 25% dari total premi bila Anda tidak melakukan klaim dalam waktu dua tahun.

 

4. Rencanakan investasi demi masa depan cerah dan mapan

 

Anda tentu menginginkan masa depan yang cerah dan mapan. Sehingga penting bagi Anda mulai berinvestasi sejak usia muda. Tabungan belum tentu cukup memenuhi bucket list Anda. Alih-alih tabungan, investasi adalah pilihan tepat untuk Anda. 

Bila belum pernah berinvetasi, Anda tidak perlu panik. Sebab investasi kini tidak lagi rumit. Bahkan, Anda bisa menyatukan investasi dengan produk asuransi tertentu.

 

5. Sisakan dana apresiasi dini

 

Karena sudah bekerja, ada baiknya Anda menyisihkan uang di akhir bulan, untuk kesenangan diri. Soal dana apresiasi ini, tetap harus dikontrol, agar tidak berlebihan dan malah menguras kebutuhan utama. Sejumlah perencana keuangan merekomendasikan agak dana hiburan ini tidak lebih dari 10% penghasilan bulanan.

Pengelolaan keuangan mandiri harus dioptimalkan sejak Anda mulai berpenghasilan sendiri. Dengan tips di atas, semoga Anda bisa menata keuangan sesuai kemampuan dan kebutuhan.

 

Baca juga: Ingin Menabung dan Tetap Bisa Bersenang-senang, Bagaimana Caranya?