Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Orang Tua akan Pensiun, Bagaimana Kesiapan Anda?

Posted by setyo

Waktu terus berjalan, orang tua pun turut menua bersamaan dengan pertumbuhan Anda yang kini telah dewasa. Orang tua yang sebelumnya bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarga, kini memasuki usia pensiun. Setelah pensiun, maka pendapatan yang diterima orang tua tak lagi sebanyak ketika mereka masih bekerja dan situasi ini pasti memengaruhi kehidupan keluarga.

Yang umum terjadi, ketika orang tua pensiun, maka si anak kemudian menjadi bagian dari sandwich generation, yaitu generasi yang bertanggung jawab atas diri sendiri sekaligus orang tua mereka. Namun, apakah Anda sudah siap? Tenang saja! Tips berikut akan membantu Anda dalam mempersiapkan diri menghadapi pensiun orang tua yang segera datang: 

 

1. Bicarakan dengan pasangan tentang orang tua Anda

 

Apabila sudah menikah, urusan Anda akan jadi urusan pasangan juga. Hal ini tidak terlepas dari urusan orang tua. Jangan lupa bicarakan rencana untuk orang tua dengan pasangan. Mulailah dengan menjelaskan kondisi dan kemungkinan yang dapat terjadi ketika orang tua pensiun. Setelah itu, beritahukan mengenai rencana yang ada dan dengarkan pendapat pasangan.

 

Baca juga: Gaya Hidup Sehat Mengurangi Risiko Stroke

 

Ketika Anda berdiskusi dengan pasangan, bahaslah poin-poin krusial yang mungkin akan memengaruhi kehidupan keluarga. Haruskah Anda membuat pos keuangan khusus orang tua? Apakah orang tua akan tinggal bersama Anda dan keluarga? Apakah anak akan terpengaruh apabila tinggal bersama kakek/neneknya? Urusan-urusan tersebut penting untuk dibicarakan dengan pasangan Anda supaya usaha membantu orang tua tidak berseberangan dengan usaha mengelola keluarga.

 

2. Tanyakan kebutuhan dan keinginan orang tua

 

Menjaga orang tua bukan berarti mengatur sesuka hati tanpa memikirkan kebutuhan dan keinginan mereka. Anda perlu menanyakan apa yang dibutuhkan dan diinginkan orang tua serta yang mereka harapkan. Orang tua Anda mungkin sudah memiliki rencana seperti kegiatan pasca pensiun atau anggaran dana pensiun.

Setelah orang tua memberitahukan rencana mereka, Anda bisa mulai menanyakan mengenai kontribusi yang diharapkan dari anak. Mereka mungkin akan merasa enggan untuk menerima bantuan yang Anda tawarkan. Karena itu, yakinkanlah mereka bahwa Anda akan dengan senang hati mendampingi di masa-masa pensiun sehingga mereka tidak perlu khawatir.

 

3. Pastikan jaminan perlindungan bagi orang tua Anda

 

Sebelum orang tua mencapai pensiun, yakinkan mereka telah memiliki asuransi jaminan perlindungan untuk jangka panjang. Semakin bertambah usia, mereka semakin rentan terhadap risiko kesehatan. Karena itu, pastikan jaminan perlindungan selalu ada kapan pun orang tua membutuhkan.

Anda tidak perlu khawatir dengan pilihan produk asuransi bagi orang tua. Di era modern ini, ada banyak pilihan produk asuransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat lanjut usia termasuk orang tua Anda. Yakinkan juga bahwa orang tua akan terlindungi dari penyakit-penyakit tertentu dengan membelikan asuransi penyakit kritis.

Sebagai seorang anak, mendampingi dan mendukung orang tua di masa pensiun sudah menjadi kewajiban. Namun, pendampingan yang diberikan tidak perlu mengorbankan kepentingan-kepentingan Anda dan keluarga. Dengan tips-tips di atas, dukungan Anda terhadap orang tua dapat direncanakan dengan baik tanpa harus mengorbankan keluarga.

 

Baca juga: 4 Tips Hemat Mengatasi Stres yang Mudah Dilakukan