Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Menjadi Orang Tua Bijak Tanpa Membebani Anak di Masa Tua

Posted by setyo

Bergantung kepada anak demi masa tua yang nyaman dan aman menjadi salah satu opsi bagi beberapa orang tua yang telah lanjut usia. Faktanya, menurut Cigna 360 Well Being Survey 2018, 8 dari 10 orang tua mengharapkan anak mereka akan merawat mereka di masa tua. Orang tua berharap anak mereka akan menanggung kebutuhan mereka sekaligus melakukan hal-hal yang tidak lagi bisa mereka lakukan.

Sayangnya, harapan orang tua di masa tua ini menempatkan anak sebagai generasi sandwich atau sandwich generation, yaitu kondisi dimana mereka terjepit di antara keharusan untuk menanggung anak-anak mereka dan di saat yang sama menanggung kebutuhan orang tua yang telah lanjut usia. Hal ini tentu tidak mudah. Bahkan, sandwich generation dikatakan memiliki finansial yang lebih lemah karena kebutuhan yang harus mereka tanggung cenderung lebih banyak.

Sebagai orang tua yang bijak, Anda tentu tidak ingin anak Anda mengalami kesusahan karena masa tua Anda. Jangan sampai anak Anda harus terjebak sebagai sandwich generation yang finansialnya melemah. Karena itu, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut agar masa tua Anda tidak membebani anak-anak Anda kelak.

 

1. Hitung kebutuhan masa tua Anda

 

Untuk bisa mengetahui jumlah penghasilan yang Anda butuhkan demi menghidupi masa tua, Anda perlu mengetahui apa saja kebutuhan yang harus Anda penuhi. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membuat daftar kebutuhan pokok berdasarkan kebutuhan pokok Anda sekarang ditambah dengan tanggungan-tanggungan masa sekarang yang mungkin masih ada hingga Anda pensiun kelak, seperti tanggungan hutang atau cicilan lainnya. 

Setelah Anda mengetahui apa saja kebutuhan masa tua yang harus dan bisa Anda tanggung sendiri, Anda perlu memetakan dari mana kebutuhan tersebut akan Anda penuhi. Misalkan, Anda bisa menggunakan beberapa persen hasil investasi jangka panjang Anda untuk beberapa kebutuhan atau Anda bisa menggunakan dana pensiun untuk kebutuhan-kebutuhan pokok yang tidak terlalu besar.

Jangan lupa pula untuk memberitahukan penghitungan Anda ini kepada anak Anda. Dengan begitu, anak Anda akan mengerti apa saja kebutuhan orang tuanya di masa tua dan mereka pun bisa memastikan agar mereka tidak akan terbebani di masa depan nanti.

 

2. Lakukan investasi jangka panjang sejak dini

 

Penting bagi Anda untuk menyiapkan investasi jangka panjang sejak awal bekerja. Pasalnya, menurut databolasalju.com, rata-rata inflasi tahunan Indonesia sejak 10 tahun terakhir mencapai 6% per tahun yang berarti akan terjadi pula kenaikan harga barang-barang kebutuhan. Padahal, penghasilan pasca pensiun di masa tua Anda tidak akan sebesar sekarang. Karena itu, pastikan bahwa Anda telah melakukan investasi jangka panjang untuk bisa memanfaatkannya di masa tua. Pastikan juga bahwa Anda memilih investasi yang bisa mendekati atau bahkan melampaui rata-rata inflasi tersebut. 

Dengan investasi yang telah Anda siapkan ini, anak Anda tidak perlu khawatir apabila Anda telah mencapai masa tua. Ketika mengetahui bahwa orang tua mereka telah bersiap diri sejak awal untuk mengusahakan masa tua yang nyaman dan aman, mereka akan merasa tenang dan bisa berfokus untuk melakukan yang mereka inginkan tanpa memandang Anda sebagai beban mereka.

 

3. Beli produk asuransi sebagai bentuk proteksi diri

 

Di masa tua, kebutuhan Anda akan perawatan kesehatan akan bertambah, terutama bila mengingat bahwa masyarakat lanjut usia lebih mudah terserang risiko kesehatan. Karena itu, pastikan untuk memiliki asuransi kesehatan terpercaya seperti Cigna Health Protection. Dengan begitu, kebutuhan Anda akan perawatan kesehatan demi terselamatkan dari risiko kesehatan tetap aman dan Anda tidak akan perlu merepotkan anak Anda, terutama dalam urusan finansial.

Menjadi sandwich generation memanglah tidak mudah dan Anda tentu tidak ingin anak Anda mengalaminya. Meski anak Anda mungkin tetap akan merawat Anda dengan penuh kasih sayang, tetap penting bagi Anda untuk memastikan amannya pemenuhan kebutuhan di masa tua. Dengan poin-poin di atas, Anda kini bisa mempersiapkan masa tua lebih awal tanpa harus membebani anak. Bukan hanya Anda yang berbahagia, anak pun ikut tenang.