Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Mencegah Wabah Malaria dengan Hidup Bersih

Posted by setyo

Malaria merupakan salah satu penyakit yang rawan terjadi di daerah tropis. Penyakit ini muncul setelah nyamuk Anopheles betina membawa parasit plasmodium yang mengalir dalam aliran darah dan akhirnya hinggap di hati setelah menggigit korban. Parasit tersebut kemudian berkembang biak dan kembali beredar di aliran darah untuk menyerang sel darah merah korban.

 

null

 

Dikutip dari www.Hellosehat.com, jika digigit, Anda akan mengalami gejala malaria seperti demam tinggi selama 2-3 hari, menggigil, dan nyeri otot. Penyakit ini bisa menyebabkan hilang kesadaran, sulit bernapas, kejang, syok, hingga masalah yang lebih serius, seperti kegagalan jantung, paru-paru, ginjal, atau otak.

Banyak cara untuk menghindari penyakit malaria. Namun, salah satu cara efektif adalah dengan hidup bersih. Hidup bersih untuk menjaga agar nyamuk  Anopheles betina tak betah di rumah dan lingkungan Anda. Hidup bersih bisa dilakukan dengan menyingkirkan genangan air dan sampah secara berkala.

 

Baca juga: Tips Sehat Menjaga Keseimbangan Keluarga bagi Orangtua Kantoran

 

Nikhil Kulkarni, dokter Spesialis Penyakit Infeksi dari Mumbai, dikutip dari www.housing.com mengatakan, bahwa nyamuk itu suka berkembang biak di genangan air. Oleh karena itu, Anda wajib membersihkan genangan air seperti, air limpahan AC, tangki air, saluran air dan nampan di bawah tanaman.

Anda juga harus membersihkan bak mandi secara rutin untuk mencegah kedatangan nyamuk ini. Anda disarankan membersihkan bak mandi minimal seminggu sekali supaya kebersihannya terjaga.

"Untuk mencegah nyamuk memasuki rumah, Anda juga dapat memasang jerat kawat di pintu dan jendela, atau tidur dengan kelambu,” jelas Nikhil. 

Celine Zegers de Beyl, Spesialis Pemantauan dan Evaluasi Malaria, London, Inggris, dikutip dari www.theguardian.com mengatakan, pengunaan kelambu masih merupakan salah satu alat yang paling efektif untuk mencegah malaria. Penggunaannya bisa mengurangi hingga 50% dari penyakit malaria di Asia.

 

null

 

Nyamuk ini juga suka tinggal di sampah atau tempat yang gelap. Anda harus selalu menutup tong sampah untuk mencegah berkembang biaknya  mereka. Mereka juga suka tinggal dibawah tempat tidur dan gorden. Daripada menggunakan obat nyamuk, pemilik rumah seharusnya mulai membersihkan area tersebut secara berkala.

Kemudian Anda juga bisa menabur serbuk abate ketika Anda melihat sudah banyak jentik-jentik nyamuk bertebaran. Serbuk abate ini akan memusnahkan jentik-jentik nyamuk dan meminimalisir penyakit malaria kepada Anda.

Langkah ini penting karena vaksin malaria belum tersedia untuk umum. Dr Sonia Loviarny dikutip dari www.alodokter.com mengatakan bahwa pencegahan kasus ini sangat penting karena vaksin malaria hingga saat ini belum ada yang diedarkan/dijual secara bebas.

Menjaga kebersihan sudah menjadi kewajiban kita untuk melindungi diri dari segala penyakit, termasuk malaria. Semoga langkah-langkah di atas bisa menghindari  keluarga Anda dari penyakit berbahaya tersebut.

 

Baca juga: 5 Cara Menjaga Keluarga dari Demam Berdarah