Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Cek Kesehatan, Apa yang Harus Dijalani Wanita?

Posted by setyo

Sebagai seseorang yang peduli terhadap kesehatan, Anda pasti tahu pentingnya melakukan cek kesehatan secara rutin. Bagi perempuan, ada beberapa jenis cek kesehatan khusus yang harus dilakukan. Hal ini karena ada beberapa kebutuhan kesehatan khusus yang penting bagi kesehatan kewanitaan. Apa saja cek kesehatan tersebut?

 

Baca juga: 6 Cara Mengurangi Stres di Kantor bagi Ibu Hamil

 

Pap Smear

 

Menurut US Preventive Services Task Force (USPSTF), perempuan di usia 21 hingga 65 tahun disarankan untuk melakukan cek kesehatan pap smear setiap tiga tahun sekali. Pap smear adalah sebuah cek kesehatan yang dilakukan dengan cara mengambil sel dari serviks untuk diperiksa. 

Tujuan dari pap smear adalah untuk memeriksa perubahan-perubahan dalam sel di bagian dalam serviks dan mencari tahu apakah perubahan itu bisa berdampak pada kanker serviks.

Apabila Anda telah berusia di atas 30 tahun dan telah melakukan vaksin HPV, Anda bisa mengurangi frekuensi vaksinasi menjadi sekitar lima tahun sekali.

 

Baca juga: Tips Sehat Menghindari Kanker bagi Wanita Karier

 

Vaksinasi HPV

 

Di Indonesia belakangan ini, vaksinasi HPV menjadi salah satu vaksinasi yang cukup dianjurkan terutama bagi kalangan perempuan. HPV atau human papillomavirus adalah virus yang bisa menyebabkan kanker serviks dan beberapa kanker lainnya. Karena itu, vaksin HPV yang memiliki guna untuk mencegah Anda terinfeksi virus HPV menjadi vaksin yang dianggap penting terutama bagi perempuan.

Sebenarnya, vaksin HPV bukan hanya dianjurkan bagi perempuan. Vaksin HPV secara ideal diberikan kepada anak perempuan dan laki-laki di usia 9-12 tahun untuk memberikan kekebalan sebelum penerima vaksin menjadi aktif secara seksual. Namun, apabila masa usia tersebut telah terlewat, vaksin masih bisa diberikan pada perempuan berusia 13-26 tahun baik yang belum maupun sudah aktif secara seksual. Namun, apabila Anda sedang mengalami kehamilan, Anda tidak disarankan untuk menerima vaksin ini. Vaksin ini bersifat mencegah dan bukan menyembuhkan.

 

Baca juga: Wanita Bisa Lebih Sehat jika Bekerja Lebih Lama

 

Mammogram

 

Mammogram adalah cek kesehatan yang ditujukan untuk memeriksa keberadaan sel kanker di payudara. Cek kesehatan ini dilakukan dengan cara melakukan pemeriksaan melalui mesin X-ray. Bagi Anda yang masih berusia di bawah 45 tahun, banyak ahli yang mengatakan bahwa mammogram masih belum perlu dilakukan di bawah usia tersebut. Namun, mammogram disarankan dilakukan dua tahun sekali bagi Anda yang berusia 45 sampai 55 tahun.

 

Pemeriksaan Kepadatan Tulang

 

Ketika perempuan mengalami menopause, osteoporosis menjadi salah satu penyakit yang sering datang. Karena itu, pemeriksaan kepadatan tulang sangat disarankan untuk dilakukan oleh perempuan di usia 65 tahun ke atas. Namun, apabila Anda memiliki kecenderungan risiko osteoporosis seperti patah tulang atau berat badan kurang, Anda disarankan untuk melakukan cek kesehatan ini di usia lebih muda.

Pada usia tertentu, cek kesehatan menjadi hal yang sebaiknya secara rutin dilakukan. Namun, Anda perlu ingat pula bahwa kebutuhan cek kesehatan bisa bermacam-macam pada setiap orang. Karena itu, konsultasikan kondisi tubuh Anda pada dokter kepercayaan Anda mengenai rutinitas cek kesehatan yang harus Anda miliki.

Selain melakukan cek kesehatan, jangan lupa pula untuk memberikan proteksi maksimal pada kesehatan dengan selalu mempersiapkan diri secara finansial kapanpun risiko kesehatan datang. Karena itu, Anda bisa membeli produk-produk asuransi terpercaya seperti Cigna EaziHealth. Dengan begitu, proteksi kesehatan Anda menjadi semakin maksimal.