Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

Berhenti Merokok untuk Mulai Berinvestasi

Posted by setyo

Merokok merupakan hal yang banyak dilakukan baik oleh pria dan wanita. Aktivitas ini secara langsung dan tak langsung memberikan dampak buruk bagi kesehatan Anda. 

www.cdc.gov, dalam survei yang dipublikasikan pada tahun 2010, mencatat bahwa merokok menyebabkan stroke dan penyakit jantung. Keduanya merupakan bagian dari 10 penyakit penyebab kematian tertinggi di Amerika Serikat (AS). 

Hal ini karena merokok bisa merusak dan menyempitkan pembuluh darah. Hambatan aliran darah di otak karena rusaknya pembuluh darah menuju kepala menyebabkan penyakit stroke. Selain itu, zat nikotin yang akan memicu adrenalin otak saat merokok. Sebenarnya merokok tak dianjurkan sebagai pelarian melepas stres.

 

Baca juga: 6 Cara Berhenti Merokok

 

Dana yang digelontorkan untuk merokok juga tak sedikit. Jika satu bungkus misalnya Rp15.000 dikali 30 hari maka minimal Anda menghabiskan dana sebesar Rp450.000 per bulan. Padahal dana sebesar itu bisa dialihkan  untuk kebutuhan lain seperti investasi.

Investasi sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Langkah yang paling baik adalah memulainya lebih cepat. Dikutip dari forbes.com, Mitchell Bloom dari Blom Financial LLC menjelaskan, bahwa jika Anda menginvestasikan dana sebesar USD300 per bulan di umur 20 dan konsisten dengan bunga delapan persen pertahun maka Anda akan mendapatkan USD1 juta pada umur 60 tahun. Namun jika Anda memulai dari umur 30 tahun dengan return yang sama maka Anda akan mendapatkan USD440.445 pada umur 60 tahun atau lebih rendah dari USD550.000 dalam tahun yang sama.

Berinvestasi membuat Anda bisa mengantisipasi masa depan jika terjadi kejadian yang tak diinginkan. Investasi itu juga akan menjadi persiapan masa tua Anda.

 

Baca juga: Orangtua akan Pensiun, Bagaimana Kesiapan Anda?

 

Selain berinvestasi, mengurangi rokok juga berinvestasi ke kesehatan Anda. Alangkah baiknya jika usaha mengurangi rokok itu diimbangi dengan aktivitas gaya hidup sehat, seperti berolahraga secara rutin yang bisa memperkuat kesehatan Anda

Olahraga itu bisa dimulai dari berjalan-jalan kecil saat di kantor atau melakukan kegiatan sederhana dari sit up atau push up di jeda istrirahat. Anda juga bisa berolahraga seminggu sekali demi menjaga kesehatan tubuh Anda. 

Pada akhirnya kegiatan stop merokok akan berdampak baik ke masa depan Anda dan keluarga. Oleh karena itu, ada baiknya kegiatan itu dimulai dari sedini mungkin