Sorry, you need to enable JavaScript to visit this website.
Skip to main content

3 Alasan Si Kecil Juga Butuh Asuransi Kesehatan

Posted by setyo

Sebagai orang tua, Anda tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anak terutama menyangkut kesehatan. Untuk itu, pastinya Anda melakukan berbagai upaya agar si kecil tetap sehat, mulai memberikan tambahan suplemen makan hingga memberikan vitamin. 

Sayangnya, risiko sakit tetap bisa menghampiri siapa saja termasuk buah hati. Ketika itu terjadi, jangan sampai Anda kebingungan soal biaya berobat si kecil. 

Salah satu perencanaan yang bisa Anda lakukan adalah memiliki asuransi kesehatan untuk anak atau asuransi kesehatan keluarga yang mencakup perlindungan anak. Bila Anda masih ragu memberikan asuransi kesehatan bagi anak, berikut tiga pertimbangan yang perlu Anda pahami:

 

Anak-anak lebih rentan terhadap penyakit

 

Selain lansia, anak-anak cenderung lebih rentan terhadap penyakit di usia mereka yang masih belia. Hal ini disebabkan oleh imunitas si kecil yang belum sekuat orang dewasa. Dilansir dari doctoronduty.com, secara global, anak kecil bisa mengalami infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) sebanyak enam hingga delapan kali dalam setahun, juga dua-tiga kali infeksi pencernaan dalam satu tahun. Selain itu, WHO mengungkapkan bahwa anak-anak lebih rentan terhadap kontaminasi lingkungan ketimbang orang dewasa.

 

Baca juga: Kapan Anak Saya Benar-benar Membutuhkan Kawat Gigi

 

Rentannya anak-anak terhadap penyakit membuat Anda harus siap sedia kapan saja. Dengan adanya asuransi kesehatan, akan lebih mudah bagi Anda bila menghadapi kondisi naik-turun kesehatan sang buah hati. Asuransi kesehatan ini juga merupakan upaya pencegahan. Meski anak dalam kondisi fisik sehat, dengan memiliki asuransi, terlindungi kesehatannya akan tetap terlindungi.

 

Kenaikan biaya kesehatan naik 12-15% setiap tahun

 

Menurut laporan Watson Global Medical Trend Survey Report, sepanjang 2010-2014 biaya kesehatan Indonesia mengalami peningkatan sebesar 79 persen dengan rata-rata 12-15 persen setiap tahunnya. Bagi orang tua, ini berarti biaya kesehatan untuk anak ikut terpengaruh. Apalagi Anda tidak bisa memprediksi berapa kali si kecil harus berobat. Sebagai antisipasi kenaikan biaya berobat, memiliki asuransi kesehatan akan meringankan beban keuangan di saat anak sakit.

 

Baca juga: Sehat Itu Pangkal kaya

 

Kesehatan anak berpengaruh besar pada pertumbuhan

 

Menurut parenting.firstcry.com, nutrisi dan kesehatan adalah salah satu faktor paling penting yang berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Karena itu, penting bagi orang tua untuk segera bertindak ketika anak sakit. Jangan sampai pula Anda mengalami berbagai halangan, termasuk biaya pengobatan. 

Bila memiliki asuransi kesehatan anak, Anda pun bisa menepis kendala biaya pengobatan anak. Sehingga proses pengobatan anak bisa berjalan lancar dan pertumbuhannya tidak terganggu.

Ketiga alasan tadi membuktikan bahwa di usia belia pun, anak membutuhkan asuransi kesehatan. Dengan begitu, kebutuhan kesehatan anak tercinta tidak akan terhalangi dan Anda tidak perlu pusing memikirkan biaya pengobatan, bila diperlukan. Namun, jangan lupa. Pastikan asuransi kesehatan yang mencakup perlindungan anak Anda adalah asuransi kesehatan yang dapat dipercaya.