
Jangan Sepelekan Flu
Masih segar diingatan kita betapa banyaknya orang yang meninggal di dunia karena penyakit flu babi atau yang dikenal sebagai flu H1N1. Bahkan, World Health Organization (WHO), telah menyatakan di tahun 2009-2010 ini virus tersebut menjadi pandemi, atau wabah yang menyebar ke seluruh dunia. Ini berarti, H1N1 menjadi pandemi global pertama setelah 40 tahun lebih tidak ada penyakit yang sebesar ini dampaknya di seluruh dunia.
Sebelumnya, kita juga sempat heboh dengan penyakit flu burung yang ditularkan oleh unggas. Menurut data Departemen Kesehatan Indonesia, 70% lebih orang yang mendapati gejala flu burung pasti meninggal. Tentu, ini adalah sebuah fenomena penyakit flu yang tak bisa diremehkan.
Karena itu, jangan pernah menyepelekan gejala flu. Demam tinggi di atas 38 derajat celsius, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri tulang, batuk, pilek, sesak napas, adalah beberapa gejala yang patut kita waspadai. Salah satu anjuran terbaik yang bisa diberikan jika sudah mengalami hal tersebut adalah segera meminta pertolongan medis.
Namun, sebelum semua itu terjadi, ada baiknya kita melakukan pencegahan. Sehingga, apa pun jenis flu yang sedang menjangkiti sekitar kita, diri kita sudah siap sehingga tidak mudah tertular. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan agar kita lebih kuat terhadap terjangan flu menurut Miranda Hitti, pengarang buku Life Lesson: A Guided Journal.
1. Hal utama yang bisa dilakukan untuk mencegah terserang flu adalah dengan melakukan hal kecil namun rutin
seperti: mencuci tangan sesering mungkin; jangan menggosok mata, hidung, dan mulut dengan tangan; jaga
jarak dengan penderita penyakit flu.
2. Sering-seringlah membersihkan sekitar Anda. Mulai dari meja, kursi, rak-rak, lemari, tempat tidur, hingga
benda-benda yang sering Anda pegang. Jika mungkin, bersihkan dengan cairan yang mengandung alkohol
untuk mematikan kuman-kuman penyakit.
3. Jangan lupakan untuk selalu menjaga kebugaran tubuh. Olahraga teratur dapat membantu memperlancar
sirkulasi dalam darah. Selain badan segar, keringat yang mengucur sangat berfungsi membuang kotoran
dalam tubuh yang bisa mengundang penyakit.
4. Makan bergizi dan minum setidaknya 8 gelas perhari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Makan dan
minum hangat juga bisa bermanfaat untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil terutama ketika cuaca sedang
dingin.
5. Masker tak banyak membantu. Menurut Hitti, masker hanya akan membantu mengurangi dampak penyebaran
dari orang sakit ke pada sekelilingnya. Jadi, bukan yang masih sehat yang harus mengenakan masker, tapi
tapi orang yang sudah sakitlah yang harus mengenakan masker.